BRMP Perkebunan Pantau Aktivitas Brigade Pangan "Mandiri" di Selat Beting Labuhanbatu
Labuhanbatu – Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Perkebunan (BRMP Perkebunan), Dr. Ir. I Ketut Kariyasa, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada Rabu (21/8). Kunjungan kali ini difokuskan ke Desa Selat Beting, Kecamatan Panai Tengah, sebagai upaya mendorong percepatan tanam pada musim tanam ke-3 tahun ini.

Dalam kunjungan tersebut, Kapus BRMP Perkebunan didampingi tim BRMP bersama jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu. Kehadiran rombongan diterima langsung oleh Manager Brigade Pangan (BP) Mandiri, serta dihadiri penyuluh pertanian setempat.
Pertemuan diawali dengan diskusi seputar keberhasilan dan kendala yang dihadapi dalam pengelolaan Brigade Pangan, termasuk sinergi dengan kelompok tani di wilayah tersebut. Pembahasan juga menyoroti upaya memperkuat kelembagaan petani dalam mengelola usaha pertanian, khususnya pertanaman padi.
Usai berdiskusi, rombongan meninjau langsung aktivitas Brigade Pangan di lapangan. Pada bulan Agustus ini, sebagian petani masih melakukan panen padi musim tanam ke-2. Sementara itu, untuk mengejar target musim tanam ke-3, petani telah memulai aktivitas pengolahan lahan.

Kapus BRMP Perkebunan menyaksikan langsung proses olah tanah yang dilakukan menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) bantuan pemerintah yang dikelola Brigade Pangan. Diharapkan, pada akhir Agustus hingga September mendatang, petani sudah siap melakukan tanam padi musim tanam ke-3, seiring dengan mulai turunnya hujan.
“Kita mendorong agar petani terus memanfaatkan potensi lahan dan alsintan yang ada, sehingga indeks pertanaman bisa meningkat. Dengan begitu, produksi pangan dapat terus terjaga,” ungkap Dr. I Ketut Kariyasa.
Setelah dari Desa Selat Beting, rombongan bertolak ke Kecamatan Panai Hulu tempat tinggal salah satu penyuluh pertanian Bapak Landap, SP yang bertugas di wilayah Panai Hilir.

Panai Hilir memiliki potensi lahan cukup luas yang perlu terus didorong pertanamannya, khususnya di Desa Sei Baru, Sei Tawar, dan Wonosari. Diskusi berlangsung hangat hingga larut malam, membahas strategi percepatan tanam pada musim tanam September mendatang. Rombongan pun menginap di rumah pak Landap, sebelum melanjutkan kunjungan keesokan harinya.
Melalui kunjungan ini, diharapkan semangat petani dan Brigade Pangan semakin kuat dalam mewujudkan percepatan tanam, yang menjadi salah satu kunci mendukung program nasional swasembada pangan.